Tataaran Waktu Dulu

7 marga datang dan membangun pemukiman yg baru di beri nama; "kampung ma'aya"sebelum tataaran dua ada. adapun cikal bakal kampung ma'aya, berada di atas pertigaan kampung tataaran 2 sekarang di atas perbukitan. kenapa harus membangun pemukiman di lereng bukit? watu itu air danau tondano belum surut air meluap sampai jauh menggenangi persawahan Lo'okkena di bawa gunung tampusu. jadilah satu pemukiman kampung ma'aya maknanya, "fajar telah menyingsing". inilah nama marga yang datang mula mula sebelum yang lain datang kemudian. 1 Rengkuan 2 Lumowa 3 Lalogirot 4 Turang 5 Mangkey 6 manengkey 7 Moningka Ketuju marga inilah berasal dari distrik toubulu. awal mula mereka datang berkebun bercocok tanam dan batifar karena memang itu kegemaran dan kebiasaan orang dulu dengan minum saguer. kedengaranlah oleh nelayan orang tou lour (toudano) tentang saguer hasil batifar (kumeet) orang ma'aya yang sangat enak. mereka datang dengan perahu perahu dan terjadilah tukar menukar (barter) berupa hasil kebun orang ma'aya, dan hasil tangkapan ikan danau berupa; bomboya, mujair, pior/pilek, dan wurukus /payangka. adapun kegemaran nelayan toudano, minum saguer manis asam memabukkan dan juga hasil kebun lainnya seperti ubi ubian, sayuran yang segar, dan kacang kacangan. orang ma'aya membangun hubungan baik dengan saudagar dari tou lour sehingga terjadi hubungan persahabatan yg baik walaupun hanya berupa barter hasil masing masing. kampung ma'aya terkenal daerahnya yang permai panoramanya yg sangat indah sejauh mata memandang ke arah timur, di suguhi dengan pemandangan air danau yg sangat indah di pandang mata. berliak liuk airnya dikala semilir angin berhembus. terbayang indahnya danau Tondano waktu dulu. konon dahulu kalah air danau meluap sampai jauh di daerah kakas, langoan, Tompaso, dan di tataaran sampai di bawa gunung tampusu. wah bisa terbayang besarnya dan indahnya danau tondano. sebenarnya aset ini jadi kebanggaan kita kita ini yg berhubungan langsung dgn danau. tahun 1500san masuklah penjajah bangsa portugis di tanah Minahasa dgn rencana menjajah bangsa kita. lepas dari niat buruk untuk mendapatkan apa yg mereka inginkan, ada hal positif yg mereka lakukan yakni; membuat teberan saluran buangan air danau sehingga air danau surut. walau itu tak selesai oleh bangsa Portugis, bangsa Belanda penjajah berikut datang dan menyelesaikan penggalian teberan tersebut sehingga air danau benar benar surut. inilah sepintas gambaran tentang riwayat surutnya air danau. lebih dari pada itu, ada hal yg merisaukan hati orang ma'aya tentang surut air, tidak adalagi kunjungan nelayan tou lour yg datang bertukar hasi. penduduk kampung ma'aya, mulai menggeluti kebiasaan baru seperti belajar bercocok tanam padi, sebenarnya orang ma'aya takbiasa bekerja mengelelolah kebun Sawa, habitat mereka pada tanah ladang tanam sayuran, padi ladang, jagung dll. alkisah sebuah nama kampung ma'aya telah berganti kulit bagaikan kepompong jadilah nama kampung Tataaran2.entah siapa kasih nama?...nanti ada sejarahnya. Tataaran 2 terletak di Unjung timur bagian tengah peta distrik Tomohon (tou bulu). di tahun 1912 tataaran masuk disrik toulour dan di serahkan register wilaya hukum Tataaran2 oleh pemerintah Belanda. disinilah letak ke-unikan kedua kampung kembar dgn tataaran satu yg berlatar belakang budaya berbeda, bahasa dan teradisi berbeda pula. dahulu bahasa yg di gunakan oleh penduduk tataaran dua adalah bahasa tou bulu karena memang asal usul warga tataaran dua dari toubulu. sedangkan tataaran1berlatar belakang budaya toulour dengan bahasa toulour. jelas disini kampung kembar ini tidak ada hubungan adat, tradisi, dan bahasa. namun yg sangat melekat di antara ke dua kampung ini adalah hubungan sejarah melawan penjahat perampok kampung selatan pencuri bertubuh kekar yg selalu meneror kedua kampung ini. hal kejahatan inilah yg menjadi perhatian oleh induk semang asal kampung tataaran2 di Tombulu, oleh tuah2 kampung di ambilah keputusan untuk melawan perampok kampung. dengan tantangan berkelahi sportif satu lawan satu. dusun kecil di bawa gunung masarang, diadakan sleksi mencari petarung anak mudah bertubuh kekar dan berbakat.KML2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Marga-marga "FAM" Orang Minahasa Part 1

Asal usul Orang Minahasa

Marga-marga "FAM" Orang Minahasa PART 2